Sabtu, 23 Maret 2013

Tugas 1 Pulau-pulau Perbatasan

 Upload photo wilayah Indonesia

Satu Provinsi yang berbatasan dengan negara adalah, 
   NKRI adalah kependekan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan negara merdeka dengan aneka corak keragaman, dengan aneka rupa-rupa polemic dan dengan warna-warni kebudayaan. NKRI adalah kesatuan wilayah dari Sabang di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sampai Merauke di Irian Jaya (Papua). Surga dunia, paru-paru dunia, dan keindahan alam dunia dijabat oleh NKRI. Letak nan strategis antara dua benua dan dua samudera serta dua lempeng patahan bumi menjadikan NKRI adalah sebuah negara kaya raya dan gemah ripah loh jinawi. Masyarakat yang ramah dan memiliki adat istiadat yang beragam semakin menjadikan NKRI sebuah negara yang disebut-sebut “benua yang hilang” itu.
   Republik Indonesia adalah Negara kepulauan berwawasan nusantara, sehingga batas wilayah di laut harus mengacu pada UNCLOS (United Nations Convension on the Law of the Sea) 82/ HUKLA (Hukum laut) 82 yang kemudian diratifikasi dengan UU No. 17 Tahun 1985. Indonesia memiliki sekitar 17.506 buah pulau dan 2/3 wilayahnya berupa lautan.
Dari 17.506 pulau tersebut terdapat Pulau-pulau terluar yang menjadi batas langsung Indonesia dengan negara tetangga. Berdasarkan hasil survei Base Point atau Titik Dasar yang telah dilakukan DISHIDROS TNI AL, untuk menetapkan batas wilayah dengan negara tetangga, terdapat 183 titik dasar yang terletak di 92 pulau terluar, sisanya ada di tanjung tanjung terluar dan di wilayah pantai.

Pulau yang berbatasan dengan negara :
1. Pulau Rondo
2. Pulau Berhala
3. Pulau Nipah
4. Pulau Sekatung
5. Pulau Marore
6. Pulau Miangas
7. Pulau Fani
8. Pulau Fanildo

Ceritakan satu pulau tersebut :
Pulau NIPAH
 
Lokasi Pulau: Kota Batam, Riau
Spesifikasi: Tidak ada penduduk, Luas kurang lebih 60 hektare, 60% karang, 20% pasir
Negara tetangga: Singapura
Kerawanan: Tenggelam, Pelayaran Internasional

Sumber :

Tugas 2 Kuliner

Upload kuliner favorit + resep + foto anda ?


MAKANAN FAVORIT
Resep Serabi Durian Keju





Bahan :
§  250 gr tepung beras
§  1/2 sdt ragi instan
§  50 gr gula pasir
§  1/2 sdt garam
§  1 butir telur ayam
§  500 ml santan dari 1 butir kelapa parut
§  1/4 sdt garam
§  Durian
§  Keju diparut
Bahan Saos Durian :
§  50 gram gula merah, dibuat halus
§  25 gram gula pasir
§  150 mili liter santan dari 1/4 butir kelapa
§  2 lembar daun pandan
§  200 gram daging durian (sesuai selera)
§  2 tetes esense atau perasa durian
§  Garam secukupnya
Cara Membuat :
§  Aduk hingga rata tepung terigu, garam, serta telur. Masukkan santan hangat kuku sedikit  demi sedikit sambil diaduk 20 menit sampai santan habis. Diamkan 30 menit, tambahkan baking  powder. Aduk hingga rata.
§  Tuang adonan ke atas cetakan serabi dari tanah liat yang sudah dipanaskan. Diamkan  sampai berlubang atau meletup kecil.
§  Tutup cetakan serabi dari tanah liat. Biarkan serabi matang.
Cara Membuat saos durian :
§  Rebus gula, santan, serta garam hingga mendidih. Tambahkan daun pandan dan daging  durian sampai mendidih, masukan esense atau perasa durian. Aduk hingga rata.
§  Setelah semua selesai, sajikan serabi dan siram serabi dengan kuah durain diatasnya. Kemudian taburi keju.
§  Selamat menikmati

Nama    : Wakhid Setyo Hardono
NPM      : 37111351
Kelas     : 2DB09

Tugas 3 Tempat Favorit

Pengalaman tempat favorit anda ?

  Pengalam tempat favorit saya di Yogyakarta atau sering dikenal dengan sebutan Jogja, sebenarnya saya asli jogja tetapi saya lebih menikmati jalan-jalan bersama sahabat-sahabat saya walaupun hanya sesaat. Pada waktu itu saya sebenarnya baru pulang dari Ujung Genteng tetapi teman saya sudah memesan tiket kereta mau tidak mau saya harus ikut. Dalam waktu tiga hari saja, sebenarnya waktu tiga hari kurang puas. Kami hanya bisa jalan-jalan ke beberapa tempat saja seperti :

Candi Prambanan
Sejarahnya : Situs Candi Hindu yang terbesar di Indonesia dan Sudah ditetapkan UNESCO sebagai cagar budaya dunia sejak tahun 1991. Bagunan candi yang sangat luar biasa, Struktur candi ini menggambarkan secara jelas kepercayaan dalam agama Hindu, yakni TRIMURTI maka Candi ini memiliki 3 Candi utama yang melambangkan hal tersebut.  Ketiga candi terbut adalah Candi Wisnu, Candi Brahma, dan Candi Siwa yang semuanya menghadap ke Timur.Masing- masing candi utama memiliki satu candi pendamping yakni Garuda untuk Candi Wisnu, Angsa untuk Candi Brahma dan Nandini untuk candi Siwa. Setiap candi utama juga memiliki 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sedangkan pada halaman terdapat 224 candi.Candi Siwa merupakan candi yang tertinggi dan terdapat 4 ruangan, ruangan utama berisi Arca Siwa, kemudian Arca Durga (istri Siwa juga disebut sebut sebagai arca Putri Roro Jonggrang), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Sedangkan disebelah selatan Candi Siwa ada Candi Brahma yang terdiri dari satu ruangan saja berisi Arca Brahma demikian juga disebelah utaranya adalah Candi Wisnu disini juga terdirti satu ruangan saja yang berisi Arca Wisnu. Candi Prambanan merupakan tempat selalu dituju wisatawan saat berkunjung di Yogyakarta.

Tugu Jogja


Keraton Yogyakarta
Sejarahnya : dengan menempati area seluas 1,3 km persegi keraton dibangun dengan konsep kosmologi jawa yakni alam terbagi menjadi 3 bagian yakni atas sebagai tempat para dewa kemudian bagian tengah sebagai tempat manusia dan bawah sebagai tempat kekuatan jahat, sedangkan bagian atas dan bawah dibagi lagi masing masing menjadi 3 bagian yang seluruhnya jadi 7 bagian. Bagian tersebut adalah :
  1. Lingkungan Alun alun utarasampai siti Hinggil utara
  2. Keben atau kemandungan utara
  3. Sri Manganti
  4. Pusat Kraton
  5. Kemagangan
  6. Kemandungan Kidul
  7. Alun alun selatan sampai siti hinggil selatan
Sedangkan secara tata ruang keraton di susun dengan pola kosentrik yakni :
  1. Lapisan luar, disini terdapat Alun alun utara dan selatan dengan masing masing antributnya. Alun alun utara dengan Masjid Agung, Pekapalan, Pagelaran dan pasar yang membentuk catur gatara tunggal. Alun – alun Selatan dengan Kandang Gajah kepatihan sebagai prasaranan birokrasi dan Benteng sebagai prasarana militer
  2. Lapisan kedua, Siti Hinggil merupakan halaman dengan pelataran yang ditinggikan. Ini juga terdapat di sisi utara dan selatan. Siti Hinggil utara ada bangsal witana dan bangsal manguntur tangkil tempat untuk mengadakan upacara kenegaraan, sedangkan siti hinggil selatan digunakan untuk melihat latihan keprajuritan. Bagian terakhir pada lapisan kedua ini adalah supit urang/pamengkang yaitu jalan yang melingkari Siti Hinggil.
  3. Lapisan ketiga berupa Pelataran Kemandhungan utara dan selatan. Ini merupakan ruang transisi menuju pusat. Pada pelataran kemandungan utara terdapat bangsal pancaniti sebagai tempat sultan melakukan pengadilan khusus perkara yang ditangani raja. Selain itu sebagai ruang tunggu abdi dalem untuk menghadap raja.
  4. Lapisan ke empat terdiri dari Pelataran Sri Manganti dengan bangsal Sri manganti sebagai ruang tunggu menghadap raja, dibagian ini juga terdapat bangsal trajumas di utara pelataran kemagangan dan bangsal kemagangan disisi selatannya.
  5. Lapisan akhir adalah merupakan pusatnya yakni terdapat pelataran kedhaton yang terdiri dari Tratag, Pendhopo, pringgitan dalem.
Sebagai penghubung antar pelataran dibatasi dengan benteng dan gerbang sehingga terdapat 9 gerbang pada 9 pelataran dan nama gerbang tersebut adalah Gerbang Pangurakan, Gerbang Brajanala, Gerbang Srimanganti, Gerbang Danapratapa, Gerbang Kemagangan, Gerbang Gadung Mlathi, Gerbang Kamandhungan, Gerbang Gadhing, dan Gerbang Tarub Agung.
Sekian cerita pengalaman favorit saya, bila ada kata-kata yang kurang berkenan saya mohon maaf.
Sumber :

Tugas 4 Berandai

Seandainya anda menjadi pemimpin dengan wilayah 2/3 perairan.
Apa yang akan anda lakukan ?


  Jika saya menjadi pemimpin dari wilayah tersebut, saya akan membuat sebuah tempat untuk menampung ikan-ikan yang harus dilestarikan dan saya akan berusaha agar masyarakat-masyarakat yang saya pimpin tidak  kekurangan pasokan air atau kekeringan. Saya akan mengajak masyarakat untuk bisa menjaga perairan yang di miliki agar selalu jernih tanpa adanya kotoran ataupun sampah yang berserakan. Agar saya dan semua masyarakat dan anak cucu kita bisa menikmati dan melestarikan perairan yang indah itu. Mungkin cukup sekian cerita khayalan saya, bila ada kata-kata yang kurang berkenan saya mohon maaf.